Pages

Kamis, 05 November 2009

BuKu - BuKu Beru

Cerita ini lanjutan dari cerita : " persahabatan antara Keli dan Beru "


Sehari setelah ulang tahun Beru kembali diberi hadiah oleh Keli teman baiknya. Ia mendapatkan buku-buku. Banyak sekali jenis buku yang diberi oleh Keli. Ada buku bacaan, buku ilmu pengetahuan, dan masih banyak lagi.

Hadiah itu diberikan langsung oleh Keli akan tetapi yang menerima bukanlah Beru. Yang menerima adalah Bu Bear ibu Beru, karena sahabatnya itu pergi ke kota bersama ayahnya untuk membeli keperluan berkebun yang baru.

Setelah Keli menitip salam untuk Beru kepada Bu Bear, Keli lalu pulang ke rumahnya dengan sedih. Karena dia tidak bisa bertemu sahabatnya. Dan setelah itu Bu Bear menelpon Beru kalau dia mendapatkan buku dengan jumlah yang sangat banyak dari Keli.


Setelah menemani ayahnya membeli keperluan berkebun, Beru meminta ayahnya untuk membelikannya dan Keli alat tulis dan beberapa buku tulis, dan tak lupa alat gambar, dan buku gambar. Pak Bear membelikannya dengan suka hati.


Setelah sampa di rumah, Beru maminta tolong kepada ibunya untuk membungkus hadiah yang dibelinya untuk Keli. Lalu dia mencuci kakinya, mengisi perut (makan siang maksudnya), dan tidur siang. Setelah bangun dari tidurnya Beru mandi sore.


Dia pamit kepada orang tuanya untuk pergi ke rumah Keli. Beru lalu mengambil hadiah untuk Keli, mengambil sepedanya, dan Wuss....! Dengan sangat kencang namun hati-hati Beru mengayuh sepedanya menuju rumah sahabatnya.


Sesampainya disana Beru melihat Keli sedang membaca buku seperti yang dipunyai Beru. Beru lalu mengucapkan salam, Keli pun kaget, dia langsung tersenyum dan menyimpan bukunya. Tak lupa Keli mempersilahkan Beru masuk.


Setelah sampai di dalam mereka pun asyik ngobrol. Beru menceritakan kepergiannya ke kota bersama ayahnya. Keli asyik mendengarkan dengan sesekali mengangguk, tertawa, dan bengong, ketika mendengar cerita dari Beru yang tidak berurutan.


Dan barulah Beru teringat akan hadiah yang dibawanya. Hadiah itu langsung diberikan kepada Keli. Keli sangat senang karena kebetulan alat tulis. buku tulis, alat gambar, dan buku gambarnya sedang habis dan dia belum beli. Kelipun berterimakasih kepada Beru.


Setelah bermain di rumah Keli, Beru lalu pulang ke rumahnya dengan perasaan gembira. Kebetulan juga hari sudah mulai malam. Dalam perjalanan pulang Beru teringat dengan pertemuan pertamanya dengan Keli.


Waktu itu di desa mereka sedang sibuk merayakan HUT Proklamasi. Mereka bertemu ketika ada acara adu bakat yang diselenggarakan di desa untuk memeriahkan 17 Agustus. Dalam perlombaan itu mereka sama-sama kalah. Nah ketika peristiwa sedih itu terjadi mereka bertemu, berkenalan.


Semenjak itu mereka beteman tapi lama-lama mereka menjadi sahabat baik. Tidak cuma mereka, orangtua Beru dan Keli juga sering mengunjungi lho. Permulaan pertemanan kedua orang tua mereka bermula dari acara arisan di desa mereka.

Udah dulu, bagus tidak ? Dadah.......

6 komentar:

reni mengatakan...

Semangat terus belajar mengarang ya..? Jangan patah semangat...

TRIMATRA mengatakan...

semangat anak cerdas!!! teruslah menulis cerita yang lucu2 yaaa

namaku wendy mengatakan...

huaaa ada lanjutannya yah, dbikin berseri hehehe Keli dan Beru bersahabat selalu, jangan berantem yah ^_^

sarah mengatakan...

yeeee.....de shasa pinter deh critanya bagus wangetttt.....bikin sekuelnya donk hehehe

shasa_imutz mengatakan...

@ all trims udah dateng and trims sarannya.

Fanda mengatakan...

Wah...ada lanjutannya ternyata? Bagus loh Sa! Kalo bisa dibikin bersambung deh, cerita pengalaman Keli dan Beru lainnya.

Sa, blogku lagi ngerayain ulang tahun. Kamu datang ya! Ada award cantik buat dibawa pulang. Aku tunggu loh!!

Posting Komentar