Pages

Sabtu, 13 Februari 2010

PanGerAn dAn kAkEk TuA

Aku pernah membaca buku,  sayangnya aku lupa nama bukunya, tapi aku ingat ceritanya. Ceritanya bagus sekali, apakah ada yang ingin tahu? Inilah ceritanya :


Dahulu kala, hiduplah seorang kakek tua, dia bekerja sebagai tukang kayu yang sangat sukses. Dia tinggal di sebuah rumah dan ditemani oleh ketga cucunya. Tapi semua cucunya sekarang bersekolah di luar kota, dan hanya seminggu sekali mereka bertemu.

Kakek itu terkenal sebagai tukang kayu terkaya di negeri itu..Suatu hari ada pangeran yang menyamar sebagai tukang sapu datang kepadanya.

Pangeran itu bertanya " Kek, berapa umurmu ? " 
Si kakek menjawab " 10 tahun anak muda. "
Lalu pangeran bertanya lagi " Kek, berapa cucumu ? " 
Si kakek menjawab " 1 orang saja. "
Pangeran pun terheran-heran oleh kedua jawaban palsu itu, akhirnya dia pun bertanya lagi, " Kek, berapa hartamu ?  "
Si kakek menjawab " Hanya 100 ribu sen. " 
 
Sang Pangeran akhirnya sangat marah. Dia pun melepas pakaian dan meletakkan sapunya. Dipanggilnya semua pengawalnya, dan hal itu mambuat si kakek tua merinding ketakutan. Lalu pangeran itu dengan tegas bertanya, " Kek mengapa kau selalu membohongiku, apa karena tadi aku menjadi orang miskin ? "
Si kakek tua menjawab  " Maaf yang mulia, saya tidak membohongi anda. "

Pangeran lalu mengulangi pertanyaan dan jawaban yang tadi mereka percakapkan. Pangeran berkata " Hai Kek, semua orang tahu kalau umurmu sudah 70 tahun,  tapi ketika aku bertanya kepadamu berapa umurmu kau hanya menjawab 10 tahun. Lalu aku juga tahu kalau kau punya 3 cucu yang kini sedang bersekolah di luar kota tapi kenapa ketika aku bertanya berapa cucumu kau hanya menjawab 1 orang saja. Terakhir kau juga membohongiku tentang hartamu. Semua orang tahu hartamu 900 ribu sen tapi kenapa kau hanya menjawab 100 ribu sen saja ketika aku tanyai ? '' kata pangeran panjang lebar dengan nada berapi-api. Lalu sebelum kakek tua menjawab pangeran kembali melanjutkan kata-katanya " Kalau kau terbukti berbohong akan kuhukum mati kau Kakek Tua ! "

Akhirnya si kakek tua mengerti duduk persoalannya, dia lalu menjawabnya. " Begini yang mulia, saya hanya bilang umur saya 10 tahun karena hanya 10 tahun itulah saya merasa bahagia, sedangkan 60 tahun yang saya lalui penuh dengan cobaan hidup. Lalu saya bilang cucu saya hanya 1 karena hanya 1 orang cucu itu yang berbakti kepada saya, sedangkan 2 cucu saya lainnya mereka tidak peduli pada saya. Saya juga berkata bahwa harta saya hanya 100 ribu sen karena 100 ribu itulah yang saya raih karena jerih payah saya sendiri sedangkan 800 sen itu saya dapat dari sumbangan masyarakat ketika saya miskin dulu. "

"Jadi saya hanya memikirkan tahun-tahun yang saya lalui dengan gembira dan saya tidak memikirkan tahun-tahun yang saya lalui dengan penuh rintangan. Saya hanya mengingat cucu yang berbakti kepada saya dan saya tidak peduli pada cucu yang mengucilkan saya. Saya hanya menghitung harta yang saya raih sendiri bukan harta yang saya dapat dari belas kasih orang. Semoga Yang Mulia memahami saya " kata Kakek Tua panjang lebar.

Akhirnya pangeran pun berkata " Iya saya mengerti maksudmu, Kakek Tua. Saya minta maaf, apa yang barusan Kakek katakan itu benar adanya. " 
Mendengar perkataan Pangeran itu Kakek Tua berkata " Tentu saja saya maafkan, Pangeran. Semua orang pasti pernah berbuat salah. " 

Akhirnya kakek tua dan pangeran berpelukan.

Nah..., bagaimana teman-teman ? Bagus kan ceritanya?

6 komentar:

catatan kecilku mengatakan...

Wah.., ceritanya bagus kok Sha. Ternyata Shasa bisa mengingat cerita dengan baik ya..? Bahkan bisa menceritakan ulang. Good job..!

the others.... mengatakan...

Ayo Sha.., ingat-2 lagi cerita-2 menarik yang pernah Shasa baca dan ceritakan ulang dengan bahasa Shasa sendiri. Pasti menarik.

Fanda mengatakan...

wah..ini kamu hanya ingat2 aja Sha? Jangan2 kamu juga pintar bikin cerita?? Bagus loh. Si kakek mengajarkan pada kita apa-apa yang penting dalam hidup kita. Ngomong2...umur Shasa berapa? hehehe..

Yunna mengatakan...

hallo sha...
ceritanya bagus,,keren bisa inget sampai sedetail itu...

AISHALIFE-LINE mengatakan...

YUb,bagus ceritanya Sha..

Sang Cerpenis bercerita mengatakan...

ceritanya bagus deh. shasa pinter meresensi buku nih. salut.

ini tante bawakan angpao dan kue lapis. he he he..

Posting Komentar