Pages

Sabtu, 03 Juli 2010

SeKoLaH

Sejak kelas 1 aku terus memupuk prestasi dalam berbagai bidang yang aku inginkan tentunya. Dan jika aku menjuarai perlombaan mamaku akan memberi tahu sekolah bahwa aku juara. Jika pihak sekolah tahu ada muridnya yang berprestasi, biasanya setelah upacara hari Senin pasti diumumkan.  Begitu juga saat aku berhasil menjadi juara, namaku dipanggil dan aku maju ke depan dilihat oleh orang banyak. Kupikir, dari situlah guru-guru makin mengenalku dan tahu kemampuanku.


Selama di kelas 1 aku senang sekali. Selain serius dalam pelajaran tapi  aku juga asyik bermain tentunya. Aku paling senang datang pagi, dan menunggu pasukanku untuk bermain melawan seorang kakak kelasku yang sering kami sebut musuh gajah.

Kelas 2 aku sangat mengidolakan wali kelasku, Bu Rum namanya. Walaupun sudah berumur tapi tetap semangat dalam mengajar. Kini  Bu Rum sudah pensiun tapi aku sempat beberapa kali mengunjungi rumahnya. Beberapa minggu lalu aku menghadiri suatu acara pernikahan yang letaknya dekat dengan rumah Bu Rum. Saat sedang asyik-asyiknya menikmati hidangan tiba-tiba ada sebuah tragedi high heels yang menimpa mamaku. Udah tahu kan? Jadinya mamaku ngumpet di dapur untuk melepas hak satunya. Saat itu aku melihat Bu Rum yang sedang ikut membantu menyiapkan hidangan untuk tamu. Saat kusalami, Bu Rum menyebutkan namaku. Ternyata beliau masih ingat dengan namaku. Senengnya....

Waktu aku kelas 3, guruku komputer sudah mulai mempercayaiku mengikuti lomba komputer beberapa kali, walau aku baru sekali menang. Sebenarnya aku sudah berusaha tapi gara-gara lawanku pinter-pinter banget, jadi kalah deh. Pernah lho aku kalah hanya kalah beberapa angka dari pemenang juara harapan 3. Sebenarnya sih aku lebih berminat untuk mengikuti lomba-lomba bahasa Inggris tapi sayangnya guruku bahasa Inggris belum mengetahuinya.

Baru di kelas 4 mulailah guruku bahasa Inggris mengetahui kemampuanku dalam bidang ini. Guruku tidak pernah ketinggalan mengikutkan aku lomba bahasa Inggris. Walau tidak selalu menang, tapi aku sudah berusaha tampil maksimal.

Setelah mengetahui beberapa keberhasilanku, Bapak Kepala Sekolah mulai menyimpan pikiran tentangku. Walau jika ketemu hanya saling bertegur sapa, tapi ternyata ada banyak pesan di balik itu. Misalnya, pernah aku diminta untuk menyambut tamu-tamu TK di sekolahku untuk Telling Story. Dan jika ada lomba tak jarang ada guru yang memberitahuku bahwa aku diminta pak kepala sekolah untuk mengikuti lomba tersebut. Walau tak selalu menang, tapi mereka tak bosan-bosannya mengirimku. Juga saat acara perpisahan bebera[a saat yang lalu, Bapak Kepala Sekolah memintaku untuk mengisi acara perpisahan dengan telling story.

Seneng rasanya aku sudah dikenal banyak guru di sekolahku. Selain itu,  tentunya temanku makin bertambah. Tak hanya dengan teman-teman sekelas, tapi juga dengan adik kelas dan kakak kelas. Walau terkadang aku tak tahu namanya, tapi seneng sekali saat mereka mengajakku ngobrol... hahaha.

Kelas 5 ??????? Kira-kira gimana ya hari-hariku dikelas 5 besuk? Doakan ya supaya aku bisa menjalani kelas 5 dengan baik. Amin.

5 komentar:

catatan kecilku mengatakan...

Shasa sayang.., tetap semangat utk terus meraih prestasi ya. Mungkin harus ada sedikit kerja keras dan pengorbanan, tapi percayalah buahnya akan manis sekali. Doa Ibu bersamamu selalu...
*kiss*

IbuDini mengatakan...

Shasa, anak yang pinter dan taat sama orang tua..moga aja anak tante kayak Shasa nanti ya.

elok langita mengatakan...

:D shasa mirip ibunyaa.. hehe :D

riesta mengatakan...

smoga makin banyak prestasi shasa ya...
smangaaaat...

Takuya mengatakan...

amin.. wah Shasa hebat loh, kelas 3 udah ikut lomba komputer.. aku aja pertama kali megang komputer tu pas kelas 5 SD =.=" xixixii..

semangat yah :D

Posting Komentar